KONVENSI WINA 1963 PDF

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PELANGGARAN PASAL 36 KONVENSI WINA TENTANG HUBUNGAN KONSULER Studi Terhadap. The Vienna Convention on Diplomatic Relations of is an international treaty that defines a Vienna Convention on Consular Relations (); Vienna Convention on the Law of Treaties (); Vienna Convention on the Law of Treaties. PERSPEKTIF KONVENSI WINA DAN PERKEMBANGANNYA DI Diplomatic Relations and the Vienna Convention on Consular.

Author: Tunos Dolmaran
Country: El Salvador
Language: English (Spanish)
Genre: History
Published (Last): 19 August 2018
Pages: 100
PDF File Size: 2.11 Mb
ePub File Size: 2.70 Mb
ISBN: 223-5-81049-134-1
Downloads: 96015
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Kagabei

Published on Jul View 33 Download 0.

Agen konsuler berhakmengadakanhubunganyangbersiIatnonpolitik,berbedadenganperwakilan diplomatikyangberhakmengadakanhubunganbersiIatpolitiksaja. Tambahan,kewajiban agen konsuler semakin dikembangkan dengan meningkatnya trend global yang memengaruhi kehidupansehari-haridanmemberikantantanganbarukepadainstitusikonsuleruntuk melindungiwarganegaranyadanmemberikanperlindunganuntukkepentinganmereka.

Untuk itu, demi menyesuaikan peran dan Iungsi korps konsuler dan seiring dengan maraknya aktivitas ekonomi internasional ini lah maka dibentuklah konvensi wina Konvensi Winaterdiridari79pasal,kebanyakanmenetapkanoperasikonsulat,menguraikan Iungsi dari agen konsuler, danmemaparkan keistimewaan dan kekebalan yang diterima oleh pejabat konsuler saat ditugaskan ke luar negeri. Beberapa artikel lain menspesiIikasikan tugas pejabatkonsulersaatwarganegaradarinegaramerekamenemuikesulitandiluarnegeri.

  GERDA MALAPERIS PDF

Babpertama pasal2-pasal27 antaralainmengenaicara-caradalammengadakan hubungan konsuler, termasuk tugas-tugas konsul; 2. Bab kedua pasal pasal 57 mengenai kekebalan dan keistimewaan yang diberikan bukansajakepadaperwakilankonsulernya,tetapijugakepadaparapejabatkonsuler karier serta para anggota perwakilan konsuler lainnya; 3.

Babketiga pasalpasal67 khususmenyangkutketentuan-ketentuanmengenai lembagakonsulkehormatan,termasukkantornya.

Vienna Convention on Consular Relations

Ketentuan-ketentuandalambab ketigainijugamemuattentangkekebalandankeistimewaanyangdiberikankepada konsul kehormatan dan kantornya; 4. Babkeempat pasal berisikanketentuan-ketentuanumum,antaralain mengenaipelaksanaantugas-tugaskonsulerolahperwakilandiplomatik,hubungan konvensi ini dengan persetujuan internasional lainnya, dan lain sebagainya; 5. Babkelimamengenaiketentuan-ketentuanIinal,sepertipenandatanganan,ratiIikasi, aksesi, ,onvensi berlakunya, dan sebagainya. Latar Belakang Dibentuknya Konvensi Wina 1.

PadakonvensiWina tidakmengatur Iungsidan aturan tentanglembagakonsul, hanyamengaturmengenaiperanandanaturanhubungandanperwakilandiplomatik saja. Perwakilandiplomatikdankonsuler sama-samamerupakanutusan suatunegara kepada negara lain untuk melakukan hubungan kerjasama negaranya.

Yangpalingutamaadalah, korpsdiplomatikberperanuntukmemeliharakepentingannegaranyadengan melakukanhubungandenganpejabat-pejabattingkatpusat,sedangkankorps konsulerberperandalammemeliharakepentingannegaranyadenganmelaksanakan hubungan dengan pejabat-pejabat tingkat daerah setempat.

Tentunya akan berbeda pengaplikasiankekebalannyakarenakorpskonsulertidakmemilikihakeksteritorial tundukpadapelaksanaankekuasaanperadilan.

Vienna Convention on Diplomatic Relations

Sehingga,privilegedanimmunity yang diberikan kepada korps konsuler akan berbeda dengan korps diplomatik. UsahapertamakaliyangdilakukangunamengadakankodiIikasiperaturan-peraturan tentanglembagakonsulyangtelahdilakukandalamKonIerensinegara-negara AmerikatahundiHavana,KubadantelahdisetujuiConventiononConsular Agentsdirasakanbelumcukupkarenabelumadasuatuusahayangseriusuntuk mengadakankodiIikasilebihlanjuttentangperaturan-peraturanmengenaihubungan konsuler.

DengankedualatarbelakangtersebutlahmakadirumuskanJiennaConventionon Consular Relationsyangsecara telitidanlebih terperincimengenaiberbagai persoalanyang menyangkutkonsulsertamengaturperanan,kekebalandankeistimewaan,danIungsidari agen konsuler. Istilah yang Digunakan dalam Konvensi Wina 1.

Vienna Convention on Diplomatic Relations – Wikipedia

ConsularDistrictberartiwilayahyangdiberikanuntukpejabatkonsulatuntuk penggunaan Iungsi konsuler 3. ConsularOfficerberartisetiaporang,termasukeadofconsularpost,yang dipercayakan pada kapasitas dengan tugas dari Iungsi konsuler. Consular Employee berarti setiap orang yang dipekerjakan pada pelayanan admistratiI dan tekhnis dari consular post.

  2SK1530 DATASHEET PDF

Consular premises berarti bangunan atau bagiandari bangunan atau tanah tambahan, terlepasdarikepemilikan,dandigunakanuntuktujuanmisi,termasukkediaman kepala misi. ConsularArcivestermasuksemuakertas,dokumen,koresponden,buku,Iilm, rekamanan,dancatatanpejabatkonsuler,bersamadengansandirahasiadankode, kartuindeks,dansetiapartikeldariperkakasyangdimaksudkanuntukperlindungan atau penjagaan mereka.

The Vienna Convention on Consular Relations: Persuasive Force or Binding Law?

Wri Wina Da Wian Wvela Slaidebi

Konvensl relations Vienna Convention on Consular Vienna Convention on Consular Relations Documents. Vienna Convention on Consular Relations, Documents. Case Concerning the Vienna Convention on Consular Diplomatic overtures to the United States Vienna Convention to Documents. Human Trafficking and Diplomatic Immunity: Towards a Principled Interpretation Documents. The consent given to the establishment of diplomatic relations between two States implies, unless otherwise stated, Privileges and Immunities Diplomatic, Consular and